Faktakalbar.id, LEBANON – Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) secara resmi menyerahkan area bekas ladang ranjau yang telah dinyatakan aman kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF).
Serah terima ini dilakukan dalam sebuah upacara di dekat garis perbatasan Blue Line, wilayah Blida, Lebanon bagian tenggara, pada Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: Patroli UNIFIL di Lebanon Diserang Drone dan Tank Israel, PBB Sebut Pelanggaran Resolusi
Penyerahan ini menjadi tonggak penting bagi stabilitas keamanan di wilayah tersebut, mengingat ini adalah kali pertama lahan bekas ranjau diserahkan kembali sejak pecahnya permusuhan tahun lalu.
Musnahkan 393 Ranjau
Operasi pembersihan ranjau yang mencakup area seluas hampir 2.000 meter persegi ini telah dimulai sejak 12 Agustus lalu dan rampung pada awal bulan ini.
Dalam proses penyisiran yang berisiko tinggi tersebut, tim penjinak bom UNIFIL berhasil menemukan ratusan bahan peledak mematikan.
“Selama proses tersebut, penjinak ranjau UNIFIL menemukan 393 ranjau, yang dimusnahkan di lokasi kejadian dengan berkoordinasi dengan LAF,” tulis laporan resmi UNIFIL.
Respons Atas Permintaan Pemerintah
Penyisiran ranjau kemanusiaan ini kembali digiatkan oleh pasukan perdamaian sejak musim panas lalu sebagai respons atas permintaan resmi Pemerintah Lebanon.
Baca Juga: Disaksikan Putin, Indonesia-EAEU Resmi Teken FTA: Gerbang Ekspor ke 180 Juta Penduduk Terbuka Lebar
Sebelumnya, operasi serupa sempat terhenti selama hampir dua tahun akibat situasi keamanan yang memburuk dan baku tembak di sepanjang garis Blue Line.













