“Event seperti ini belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Karena itu, kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Perkuat Hukum Adat
Selain fokus pada seremoni budaya, POM juga menaruh perhatian serius pada aspek hukum adat. Agus menegaskan bahwa POM akan bersinergi dengan tokoh adat, kesultanan, dan kerajaan untuk mendorong penerapan hukum adat Melayu di Kalbar.
Baca Juga: Menyusuri Keindahan Sungai Kapuas, Denyut Nadi Wisata Kota Pontianak
“Ini menjadi hal yang sangat urgen, karena aspirasi dari masyarakat di tingkat bawah terus menguat terkait pentingnya penguatan hukum adat Melayu,” pungkas Agus.
(*Sari)
















