Hasan di Tiro, Sang Pendiri Gerakan Aceh Merdeka

Hasan di Tiro, Pendiri GAM (Dok. Ist)
Hasan di Tiro, Pendiri GAM (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Sejarah konflik panjang di Aceh tidak dapat terpisahkan dari sosok Tengku Hasan Muhammad di Tiro. Pria yang lahir dengan nama Hasan Bin Muhammad ini merupakan tokoh sentral yang mendirikan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sebuah organisasi yang berupaya memisahkan Aceh dari Indonesia sejak tahun 1970-an.

Lahir di Gampong Tiro, Kabupaten Pidie, pada 25 September 1925, Hasan di Tiro mewarisi darah pejuang yang kental. Ia merupakan cicit dari Teungku Chik di Tiro, pahlawan nasional Indonesia yang gugur saat melawan Belanda pada tahun 1891.

Ayahnya, Leube Muhammad Tanjong Bungong, adalah seorang pemuka agama. Sementara dari garis ibu, Tengku Pocut Fatimah Tiro, silsilahnya terhubung langsung dengan cucu Cut Nyak Dhien dan Teuku Umar.

Baca Juga: Oknum TNI Intimidasi Jurnalis di Aceh, AJI Kecam Keras

Jejak Pendidikan dan Awal Pergerakan

Hasan di Tiro menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Islam, Yogyakarta, sebelum akhirnya memperoleh beasiswa ke Amerika Serikat. Ia bahkan sempat bekerja paruh waktu di Misi Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Namun, kariernya berubah arah saat ia belajar di New York pada tahun 1953. Hasan mendeklarasikan dirinya sebagai Menteri Luar Negeri untuk gerakan Darul Islam yang saat itu dipimpin Daud Beureueh di Aceh.

Akibat tindakan ini, pemerintah Indonesia mencabut kewarganegaraannya. Otoritas setempat kemudian memenjarakannya di Penjara Ellis Island karena status warga asing ilegal.