Cara Menjawab Pertanyaan Jebakan saat Interview Kerja

Mempersiapkan diri menghadapi pertanyaan jebakan dari HRD adalah kunci kesuksesan pelamar. (Dok. Ist)
Mempersiapkan diri menghadapi pertanyaan jebakan dari HRD adalah kunci kesuksesan pelamar. (Dok. Ist)

“Mengapa Anda Resign dari Pekerjaan Lama?”

Hati-hati, jangan pernah menjelekkan perusahaan atau bos lama Anda, meskipun pengalaman itu buruk. Pewawancara akan menilai Anda sebagai orang yang negatif dan tidak loyal.

Berikan jawaban yang positif dan berfokus pada pengembangan diri. Katakan bahwa Anda mencari tantangan baru, ingin mengembangkan keterampilan spesifik, atau mencari jenjang karir yang lebih baik yang tidak tersedia di tempat sebelumnya.

“Berapa Gaji yang Anda Harapkan?”

Menjawab angka yang terlalu tinggi membuat Anda terlihat tidak realistis, sedangkan terlalu rendah bisa merugikan diri sendiri.

Lakukan riset pasar terlebih dahulu untuk mengetahui standar gaji posisi tersebut di wilayah Anda. Berikan kisaran angka (range), misalnya “Antara 5 sampai 6 juta rupiah,” dan tegaskan bahwa angka tersebut masih bisa dinegosiasikan sesuai fasilitas lain yang perusahaan berikan.

“Apakah Ada Pertanyaan untuk Kami?”

Menjawab “tidak ada” menunjukkan Anda kurang antusias atau kurang riset tentang perusahaan.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Mengelola Stres Kerja agar Hidup Lebih Seimbang

Gunakan kesempatan ini untuk bertanya tentang budaya kerja, tim yang akan bekerja sama dengan Anda, atau target perusahaan dalam satu tahun ke depan. Pertanyaan cerdas menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik berkontribusi bagi perusahaan.

(*Sari)