Tegang! Militer Thailand Kutuk Keras Kamboja: Roket BM-21 Hantam Pemukiman, Warga Sipil Jadi Korban

Petugas dan warga menyisir puing-puing bangunan rumah warga yang hancur dan terbakar akibat serangan roket BM-21 di Distrik Khok Sung, Provinsi Sa Kaeo, Thailand. (Dok. Ist)
Petugas dan warga menyisir puing-puing bangunan rumah warga yang hancur dan terbakar akibat serangan roket BM-21 di Distrik Khok Sung, Provinsi Sa Kaeo, Thailand. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SA KAEO – Ketegangan di perbatasan memanas setelah Angkatan Darat Thailand mengeluarkan kecaman keras terhadap tindakan militer Kamboja.

Pihak Thailand menuduh Kamboja telah menembakkan roket BM-21 ke area pemukiman penduduk di Distrik Khok Sung, Provinsi Sa Kaeo, wilayah timur Thailand, yang mengakibatkan tujuh warga sipil dan satu petugas polisi terluka.

Baca Juga: Abaikan Klaim Damai Trump, PM Thailand Bersumpah Lanjutkan Gempuran ke Kamboja: “Sampai Tak Ada Ancaman”

Juru Bicara Angkatan Darat, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, menyatakan bahwa serangan membabi buta terhadap target sipil di Thailand ini menunjukkan ketidakpedulian Kamboja terhadap keselamatan penduduk.

Serangan tersebut juga dilaporkan menghancurkan beberapa rumah warga di distrik tersebut.

Kondisi Korban Luka

Para korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Distrik Khok Sung untuk mendapatkan perawatan.

Di antara para korban, terdapat seorang lansia berusia 71 tahun yang menderita luka parah akibat serpihan peluru di punggungnya.

Selain itu, seorang wanita berusia 55 tahun mengalami luka sayat dalam dan patah tulang pada kaki kanannya.

Baca Juga: Isu Sabotase Menguat, Thailand Buru ‘Tentara Bayaran’ Rusia yang Diduga Disewa Kamboja

Temuan Satwa Liar di Kasino Sitaan

Di tengah situasi konflik, Satuan Tugas Marinir Thailand melaporkan penemuan mengejutkan di sebuah kasino Kamboja yang disita di Ban Tha Sen, Distrik Muang, Provinsi Trat.

Petugas menemukan dua ekor singa dan tiga ekor beruang yang terkurung di dalam kandang di lokasi tersebut.

Juru Bicara Angkatan Laut, Laksamana Muda Parach Rattanachaipan, mengungkapkan bahwa kelima hewan tersebut ditemukan dalam kondisi kelaparan dan tidak terawat dengan baik.

Pihak Angkatan Laut telah menghubungi Departemen Taman Nasional, Margasatwa, dan Konservasi Tumbuhan untuk meminta bantuan dokter hewan serta merelokasi satwa-satwa tersebut.

Rencananya, ketiga beruang akan dipindahkan ke stasiun penangkaran satwa liar di Distrik Bang Lamung, Chon Buri.

Sementara itu, dua ekor singa akan dikirim ke stasiun penangkaran di Provinsi Ratchaburi.

(ra)