“Begitu petugas menemukan pengawasan dan menemukan burung-burung tersebut, pelaku itu menghilang. Kami juga mengalami kesulitan untuk menelusuri pelaku,” ungkap Amdali mengakui licinnya modus operandi para pelaku.
Kejahatan Terorganisir
Menurut Amdali, kesulitan pelacakan ini disebabkan karena perdagangan satwa liar seringkali dijalankan oleh sindikat kejahatan yang memiliki sumber daya besar dan jaringan luas.
Motif keuntungan finansial yang tinggi membuat mereka nekat mengambil risiko besar.
Terhadap satwa-satwa yang berhasil diamankan, petugas melakukan tindakan karantina untuk memastikan bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) sebelum akhirnya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya demi menjaga keseimbangan ekosistem.
(ra)
















