-
KTP Elektronik yang jelas (tidak buram).
-
Ijazah & Transkrip Nilai asli (pastikan sudah discan dalam format PDF/JPG sesuai ketentuan).
-
Pas Foto terbaru dengan latar belakang merah.
-
Swafoto (Selfie) sesuai ketentuan sistem SSCASN.
-
Sertifikat Pendukung: Misalnya sertifikat TOEFL/IELTS (untuk instansi pusat) atau STR (untuk tenaga kesehatan).
4. Bedah Materi SKD (Kunci Kelulusan Awal)
SKD adalah filter paling ketat. Anda harus melewati passing grade (nilai ambang batas) di tiga subtes berikut:
| Subtes | Fokus Materi | Strategi |
| TWK (Wawasan Kebangsaan) | Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan Integritas. | Pahami konsep dan sejarah, bukan sekadar menghafal tahun. |
| TIU (Intelejensia Umum) | Logika, matematika dasar (numerik), verbal (analogi), dan figural. | Rutin latihan soal setiap hari untuk meningkatkan kecepatan hitung. |
| TKP (Karakteristik Pribadi) | Pelayanan publik, sosial budaya, profesionalisme, dan teknologi informasi. | Posisikan diri Anda sebagai ASN yang ideal dan berintegritas tinggi. |
5. Tips Strategis Agar Lolos di Tahun 2026
-
Mulai Belajar 6 Bulan Sebelumnya: Jangan menunggu pengumuman resmi. Persiapan yang santai namun konsisten jauh lebih efektif daripada sistem kebut semalam.
-
Ikuti Simulasi CAT (Try Out): Biasakan diri dengan tekanan waktu. Tes SKD menuntut Anda menjawab 110 soal dalam waktu hanya 100 menit.
-
Pantau Informasi Resmi: Hanya percaya pada informasi dari kanal resmi BKN (sscasn.bkn.go.id) atau KemenPAN-RB. Hati-hati terhadap modus penipuan yang menjanjikan kelulusan.
-
Pilih Formasi yang Rasional: Cek jumlah peminat tahun-tahun sebelumnya. Terkadang, memilih formasi di daerah atau instansi yang kurang populer bisa meningkatkan peluang kelulusan Anda.
Penutup
Tahun 2026 adalah kesempatan besar bagi Anda yang ingin mengabdi pada negara. Ingat, persiapan yang matang adalah separuh dari kemenangan. Mulailah merapikan dokumen dan cicil materi belajar Anda dari sekarang!
(*Red)
















