Perkuat Pertahanan Udara, Rusia Resmi Kerahkan Resimen Pertama Rudal S-500 Prometheus

Sistem pertahanan udara jarak jauh S-500 Prometheus milik Rusia dalam posisi siap luncur. Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan resimen pertama sistem ini telah memasuki tugas tempur, Kamis (18/12/2025). (Dok. Ist)
Sistem pertahanan udara jarak jauh S-500 Prometheus milik Rusia dalam posisi siap luncur. Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan resimen pertama sistem ini telah memasuki tugas tempur, Kamis (18/12/2025). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan langkah strategis terbaru dalam modernisasi kekuatan militernya.

Resimen pertama yang dilengkapi dengan sistem pertahanan udara dan rudal S-500 Prometheus dilaporkan telah resmi memasuki tugas tempur.

Baca Juga: Bidik Kemandirian Sektor Strategis, RI-Rusia Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Teknologi Tanpa Awak

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Belousov, dalam pertemuan dewan kementerian yang diperluas pada 17 Desember 2025.

Dalam pernyataannya, Belousov menegaskan kemampuan sistem anyar ini dalam menghadapi ancaman modern.