Perbedaan PNS dan PPPK, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Ilustrasi - Aparatur Sipil Negara (ASN)
Ilustrasi - Aparatur Sipil Negara (ASN)

Model karier PPPK lebih horizontal, sementara PNS memiliki struktur karier vertikal.

Baca Juga: Mengapa Harus Jadi PNS? Ini Penjelasannya

  • Stabilitas Kerja

PNS paling stabil karena status permanen. Sementara PPPK stabil jika kontrak diperpanjang, tetapi tidak sekuat PNS dalam hal perlindungan jangka panjang.

Stabilitas inilah yang banyak dijadikan alasan bagi pelamar.

  • Seleksi dan Mekanisme Tes

Seleksi CPNS dan PPPK sama-sama menggunakan CAT, namun berbeda fokus:

PNS melalui SKD dan SKB, sedangkan PPPK lebih menekankan pada kompetensi sesuai jabatan. Bagi pelamar teknis seperti guru dan tenaga kesehatan, jalur PPPK sering dianggap lebih realistis.

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dari seluruh perbedaan PNS dan PPPK, dapat disimpulkan bahwa masing-masing jalur memiliki keunggulan dan keterbatasan yang berbeda.

PNS lebih menguntungkan bagi pelamar yang menginginkan stabilitas jangka panjang, kepastian pensiun, dan peluang meniti karier hingga jabatan struktural.

Sementara itu, PPPK lebih sesuai bagi pelamar yang ingin berfokus pada jabatan fungsional, mengikuti seleksi yang lebih menekankan kompetensi teknis, serta tidak terlalu mempertimbangkan hak pensiun sebagai faktor utama.

Pada akhirnya, pilihan paling tepat bergantung pada tujuan karier, kebutuhan finansial, dan preferensi pribadi setiap pelamar dalam menilai keuntungan masing-masing jalur ASN.

(*Sari)