“Melalui Adiwiyata, kami mendorong sekolah untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan yang berkelanjutan, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi dan air,” jelas Syarif.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti.
Menurutnya, sinergi antara DLH, Disdikbud, dan warga sekolah menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Ke depan, pendampingan akan terus diperkuat agar semakin banyak sekolah yang naik ke jenjang Adiwiyata Mandiri.
(Ra)
















