“Pramuka dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan yang menjadi jati diri Gerakan Pramuka,” ucapnya.
Selain aspek pendidikan karakter, HUT Pramuka ke-64 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
Pramuka diminta hadir secara nyata, termasuk menjadi garda terdepan dalam mitigasi bencana dan situasi darurat kemanusiaan.
Baca Juga: Belajar di Atas Ombak: 6 Pramuka Saka Bahari Kodaeral XII Digembleng Lewat Pelayaran Maritim
Peran Aktif Jelang Natal dan Tahun Baru
Secara khusus, Joni Irwanto juga menyampaikan instruksi terkait momen akhir tahun. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), anggota Pramuka di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga ketertiban umum.
“Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam kegiatan mitigasi dan penanggulangan bencana, membantu pemerintah dan masyarakat dalam situasi darurat, serta terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan,” paparnya.
Keterlibatan tersebut mencakup bantuan pengaturan lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan hari besar keagamaan.
Menutup sambutannya, Joni menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen Pramuka, mulai dari pelopor hingga relawan, yang telah mengabdikan waktu dan tenaga demi kemajuan bangsa melalui gerakan ini.
(*Red)
















