“Pemerintah harus segera mencari solusi supaya rumah yang sudah tergenang lumpur dapat dibantu biaya pembersihan oleh Pemkab Bireuen,” desak Ceulangiek dengan suara bergetar. Ia berjanji akan membawa aspirasi ini langsung ke Gubernur Aceh.
Aksi solidaritas ini dilakukan bertepatan dengan momen peringatan Milad GAM ke-49.
Meski suasana perayaan di Daerah III Batee Iliek berlangsung dalam duka bencana, semangat persaudaraan yang ditunjukkan para eks kombatan, termasuk Dedi Santri alias Radja dan Keuchik Noh bersama pasukan GAM Rungkhom, menjadi bukti bahwa mereka tetap setia mengabdi untuk rakyat Aceh dalam kondisi apapun.
(Ra)
















