Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Fenomena “kuliah sambil kerja” bukanlah hal baru, namun bagi Generasi Z (Gen Z), ini telah menjadi sebuah gaya hidup atau lifestyle yang strategis.
Jika dulu bekerja sambilan identik dengan kondisi ekonomi yang mendesak, kini narasi tersebut telah bergeser.
Banyak mahasiswa dari kalangan Gen Z yang secara sadar memilih untuk terjun ke dunia profesional lebih dini, bahkan ketika mereka tidak memiliki tekanan finansial yang besar.
Di tengah gempuran hustle culture dan persaingan kerja yang makin ketat, keputusan ini dianggap sebagai langkah cerdas.
Baca Juga: Bye-Bye Hiruk Pikuk! Ini 5 Alasan Gen Z Lebih Bahagia Tinggal Jauh dari Pusat Kota
Lantas, apa yang sebenarnya mendorong mereka? Berikut adalah 5 alasan utama mengapa Gen Z memilih kerja sambil kuliah.
1. Memenuhi Tuntutan “Fresh Graduate Berpengalaman”
Meme tentang lowongan kerja untuk fresh graduate namun menuntut pengalaman minimal 2 tahun bukan lagi sekadar lelucon, melainkan realitas pahit di dunia kerja saat ini.
Gen Z sangat menyadari hal ini.
Dengan bekerja sambil kuliah baik itu part-time, freelance, atau magang berbayar—mereka sedang “mencicil” pengalaman tersebut.
Saat lulus nanti, CV mereka tidak hanya berisi deretan nilai akademis, tetapi juga portofolio nyata yang membuat mereka selangkah lebih maju dibandingkan lulusan yang hanya fokus di kelas.
2. Kemandirian Finansial dan “Self-Reward“
Tentu saja, faktor ekonomi tetap menjadi alasan kuat.
Namun, bagi Gen Z, ini lebih kepada kemandirian finansial.
Mereka cenderung ingin membiayai gaya hidup mereka sendiri, mulai dari nongkrong di coffee shop, membeli gadget terbaru, hingga tiket konser, tanpa harus membebani orang tua.
Memiliki penghasilan sendiri memberikan rasa kebanggaan dan kebebasan.
Mereka belajar menghargai nilai uang dan bagaimana mengelolanya (manajemen finansial) sejak usia muda.
3. Mengasah Soft Skill di Dunia Nyata
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















