Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepala Divisi Teknologi Informasi Bank Kalbar, Toni Darmawan, mengingatkan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan siber yang kian canggih. Salah satu ancaman terbesar saat ini adalah modus phishing yang menargetkan kelengahan pengguna layanan perbankan.
Hal tersebut disampaikan Toni dalam kegiatan edukasi digital bersama Aliansi Wartawan Kriminal di Pontianak, Kamis (13/11). Ia menjelaskan bahwa pelaku kejahatan kini menggunakan email palsu, situs tiruan, hingga pesan singkat berisi tautan berbahaya untuk mencuri data pribadi.
“Kadang kita tidak tahu mana email yang benar dan mana yang palsu. Pastikan dulu siapa pengirimnya, jangan sembarangan klik tautan atau membuka file dari sumber yang tidak jelas,” ujar Toni.
Selain tautan berbahaya, Toni juga menyoroti maraknya modus giveaway palsu di media sosial yang mencatut nama resmi bank. Pelaku memancing korban dengan iming-iming hadiah ponsel atau uang tunai, padahal tujuannya adalah mencuri data atau menguras saldo rekening.
Baca Juga: Bank Kalbar Sosialisasi Kredit Kapuas PPPK dan ASN di SMAN 2 Batu Ampar
Bank Kalbar sendiri telah menerapkan sistem keamanan ketat dengan mengelola lebih dari 100 server di Pontianak, Jakarta, dan Surabaya. Namun, Toni menegaskan bahwa benteng pertahanan terakhir ada pada nasabah itu sendiri.
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















