“Terlebih dari itu mengikuti standar operasional prosedur, untuk sementara dapur ini akan kami stop operasional sementara sembari menunggu tindak lanjut dari uji lab dari sampel,” tuturnya.
Saat ini, pihak SPPG tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan investigasi mendalam.
Yohanes mengharapkan bantuan dan dukungan penuh, baik dari Dinas Kesehatan maupun Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak, dalam proses pemeriksaan sampel makanan.
Baca Juga: Soal Keracunan MBG, Pengamat: Yang Terpenting Kondisi di Lapangan
Menutup keterangannya, Yohanes berkomitmen untuk bersikap transparan dalam penanganan kasus dugaan keracunan menu MBG ini.
Pihaknya berjanji akan menyampaikan hasil uji laboratorium kepada publik melalui media massa segera setelah hasilnya keluar.
(*Red)
















