Untuk menghindari hal tersebut, para ahli merekomendasikan Cara Menghilangkan Jamur di Dinding yang paling efektif dan permanen.
Secara garis besar, saran mereka hampir sama, yakni memperbaiki sumber kelembapan dan meningkatkan ventilasi.
Baca Juga: Pengecekan Komponen Mobil Musim Hujan Wajib Rutin, Waspada Bahaya Water Hammer
Cara Membersihkan Jamur di Tembok yang Lembap (Bahan)
Beberapa ahli merekomendasikan cara menghilangkan jamur pada tembok yang lembap dengan bahan alami dan kimiawi:
- Cuka Putih Pakar cat dan interior di Valspar Paint, Lucy Steele, mengatakan, cuka putih efektif untuk area berjamur pada permukaan berpori.
Cuka akan meresap dan membunuh jamur serta lumut hingga ke akarnya. Kelembapan sering terjadi karena kondensasi di dapur, kamar mandi, atau jendela. Cuka dapat mencegah spora tumbuh kembali. - Semprotan Antijamur (Fungisida) Pakar kebersihan Olivia Young menyarankan menggunakan semprotan antijamur.
Semprotkan cairan tersebut pada area yang terkena jamur, diamkan beberapa menit, lalu bersihkan dengan kain lap. Penting untuk menggunakan sarung tangan saat menyemprotkan cairan antijamur. - Pemutih Cairan pemutih direkomendasikan untuk membersihkan jamur di kamar mandi dan ubin. Buat larutan dengan perbandingan pemutih dan air 1:4.
Semprotkan ke permukaan, gosok perlahan, lalu keringkan area tersebut. Waspada, pemutih bisa mengubah warna cat di dinding. - Sabun Cuci Piring Sabun cuci piring yang dicampur dengan air hangat dapat membantu menghilangkan jamur di dinding dan lantai.
Tuang sabun ke permukaan yang berjamur, sikat lembut, bilas, dan biarkan kering. Cara ini mungkin harus dilakukan beberapa kali.
Baca Juga: 4 Tips Menjaga Kehangatan dan Kebugaran di Musim Hujan
Cara Mencegah Jamur Tumbuh Kembali (Struktural dan Pencegahan)
Setelah dibersihkan, langkah berikut adalah pencegahan agar Tembok Lembap dan Berjamur tidak terjadi lagi:
- Amplas Tembok Cara efektif mengatasi jamur adalah dengan menyikatnya menggunakan amplas. Gosok permukaan yang berjamur sampai terkelupas semua.
Setelah diamplas, pori-pori tembok akan terbuka, membantu menghilangkan uap air dan aroma apek. - Cat Tembok Waterproof Lapisi dinding dengan cat waterproof. Campurkan cat dengan air perbandingan 50:50 dan oleskan merata.
Lapisi dua kali untuk perlindungan maksimal dari rembesan air. - Tutup dengan Keramik atau Porselen Keramik atau porselen adalah material kedap air.
Jika tembok di rumah Anda lembap parah, memasang keramik di area tersebut bisa mencegah tumbuhnya jamur secara efektif. - Pasang Ventilasi Memasang ventilasi yang cukup di rumah adalah pencegahan paling efektif untuk menghentikan pertumbuhan jamur.
Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan bertahan lebih lama, mendorong pertumbuhan jamur. - Gunakan Dehumidifier Dehumidifier adalah alat yang dirancang untuk menghilangkan kelembapan berlebih di dalam ruangan, yang sangat membantu jika masalah utamanya adalah kondensasi.
- Letakkan Tanaman Penyerap Kelembapan Beberapa tanaman hias, seperti palem pinang, tanaman laba-laba, pakis Boston, dan ivy Inggris, berfungsi sebagai dehumidifier alami. Tanaman ini menyerap kelembapan berlebih dan memurnikan udara.
(*Drw)










