Penolakan dari seluruh pimpinan Gerindra se-Kalimantan Barat ini menandakan penegasan bahwa garis ideologi perjuangan lebih diutamakan daripada potensi keuntungan politik yang bersifat sementara.
Ini adalah pernyataan bahwa Gerindra harus tetap menjadi rumah para pejuang di internal Partai, bukan wadah bagi mereka yang mengejar keuntungan di akhir pertandingan.
(*Red)











