Apresiasi Petugas Fardhu Kifayah, Pemkot Gelontorkan Bantuan Transportasi

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan transportasi secara simbolis kepada petugas fardhu kifayah.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan transportasi secara simbolis kepada petugas fardhu kifayah. Foto: HO/Faktakalbar.id

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menerangkan bahwa fasilitasi transportasi ini merupakan bentuk dukungan dan penghargaan Pemkot Pontianak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petugas Fardhu Kifayah.

Menurutnya, para petugas Fardhu Kifayah memiliki peran sosial dan moral yang sangat penting di tengah masyarakat, terutama dalam membantu proses pemulasaraan jenazah secara syar’i.

“Petugas Fardhu Kifayah bekerja tanpa pamrih. Mereka hadir di saat-saat sulit bagi keluarga yang berduka. Karena itu, pemerintah kota memberikan perhatian dalam bentuk bantuan transportasi ini,” ujarnya.

Edi Kamtono menambahkan, pemberian bantuan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus menjalankan tugas mulia mereka dengan semangat dan keikhlasan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot berupaya menjaga agar program ini dapat berjalan berkelanjutan setiap tahun.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi ini wujud apresiasi kami atas dedikasi para petugas Fardhu Kifayah. Pemerintah kota akan terus berupaya menambah jumlah penerima dan meningkatkan besaran bantuannya sesuai kemampuan keuangan daerah,” kata Edi.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Iwan Amriady, menambahkan bahwa selain bantuan transportasi petugas fardhu kifayah, seluruh 525 petugas tersebut juga telah dilindungi oleh jaminan sosial.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Alat Tangkap untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Mereka telah diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan dengan dukungan anggaran dari Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak.

“Besaran santunan maksimal yang diberikan adalah Rp42 juta, dan pada kesempatan hari ini terdapat satu orang penerima yang telah dinyatakan berhak atas klaim tersebut,” sebutnya.

Iwan Amriady juga mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses verifikasi data penerima bantuan.

“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaannya mungkin terdapat sedikit keterlambatan, mengingat keterbatasan personel lapangan di Bagian Kesejahteraan Rakyat. Namun demikian, seluruh proses dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dari berbagai pihak,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penataan personel agar proses verifikasi di masa depan bisa berjalan lebih cepat dan akurat.

“Supaya proses verifikasi ke depan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat,” tutupnya.

(*Red/Prokopim)