Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Mgr. Agustinus Agus atas ketulusan dan dedikasinya dalam membimbing serta melayani umat Katolik.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mgr. Agustinus Agus. Terima kasih atas kasih dan karya yang telah menumbuhkan semangat kerukunan dan kemanusiaan di Bumi Khatulistiwa ini. Saya atas nama masyarakat Kalimantan Barat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih kepada Mgr. Agustinus Agus yang telah melayani umat Katolik dengan ikhlas dan sepenuh hati. Wajah keikhlasan beliau selalu terpancar dalam pelayanan yang tulus,” ujar Gubernur Norsan.
Gubernur juga mengenang sebuah pertemuan pribadi yang berkesan dengan Mgr. Agustinus Agus, tepatnya pada masa pencalonannya sebagai Gubernur Kalimantan Barat.
“Saya masih ingat, ketika saya bersama Bapak Krisantus Kurniawan akan maju sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, kami datang menemui beliau memohon doa dan arahan. Beliau berkata, maju! dan memberi wejangan yang meneguhkan. Alhamdulillah, dengan doa beliau kami berhasil dan menang,” kenang Norsan, disambut hangat tepuk tangan para tamu yang hadir.
Siap Kolaborasi dengan Pimpinan Baru
Lebih lanjut, Gubernur Norsan menyampaikan selamat kepada Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap., yang ditunjuk oleh Paus sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak.
“Selamat kepada Bapak Mgr. Samuel. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan pelayanan kepada umat Katolik di Kalimantan Barat. Pemerintah Provinsi Kalbar siap berkolaborasi bersama pihak Gereja untuk membangun Kalimantan Barat yang kita cintai,” tutur Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk mewujudkan Kalbar yang seimbang antara kemajuan ekonomi dan spiritual.
“Kita ingin Kalimantan Barat bukan hanya maju secara ekonomi, tetapi juga tumbuh dalam nilai-nilai spiritual, moral, dan kelestarian lingkungan. Dan kami percaya, melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat, cita-cita itu bukan sekadar harapan, tetapi kenyataan yang dapat kita wujudkan bersama.”
Jaga Persaudaraan, Jangan Politisasi Agama
Di akhir sambutannya, Gubernur Ria Norsan memberikan pesan persatuan yang kuat kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk terus menjaga semangat persaudaraan tanpa memandang perbedaan.
“Kita semua ini adalah saudara. Tidak perlu membeda-bedakan satu sama lain, apalagi memperdebatkan agama. Agama adalah urusan keyakinan, bukan perdebatan, apalagi politik. Mari kita bersatu membangun Kalimantan Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
“Saya mengajak seluruh kepala daerah untuk bersama-sama membangun daerah ini demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.
(Irf/Nzr)
















