Serangan Meme Bahlil Dilaporkan ke Polisi, Relawan dan AMPI Tuding Ada Buzzer

"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebut SPBU swasta seperti Shell dan BP-AKR sepakat beli bahan bakar dasar dari Pertamina untuk atasi kelangkaan stok."
Relawan Pilar 08 dan AMPI laporkan puluhan akun medsos ke Bareskrim terkait meme Bahlil Lahadalia. Diduga ada buzzer dan upaya pembunuhan karakter. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Rentetan meme yang menyerang Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berbuntut panjang.

Dua kelompok pendukungnya, Relawan Pilar 08 dan DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), secara terpisah mengadukan puluhan akun media sosial ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran konten kebencian dan pencemaran nama baik.

Baca Juga: Bahlil: SPBU Swasta Sepakat Beli Bahan Bakar Dasar dari Pertamina, Atasi Kelangkaan Stok

Ketua Umum Pilar 08, Kanisius Karyadi, mengklaim pihaknya menemukan pola terkoordinasi dari sejumlah akun buzzer yang secara masif menyebarkan meme Bahlil Lahadalia. Konten tersebut dinilai berisi informasi palsu dan editan yang bersifat kebencian.

“Ditemukan beberapa akun buzzer dengan pola yang masif penyebaran konten terkoordinasi yang berisi informasi palsu atau sesat dengan mengedit foto dan video dalam bentuk meme bersifat kebencian,” kata Kanisius, Senin (20/10/2025).

Kanisius menuding ada pihak yang sengaja ingin melakukan pembunuhan karakter terhadap Bahlil, yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Pilar 08. Menurutnya, meme yang disebar bukan lagi kritik terhadap pejabat publik, melainkan serangan pribadi yang provokatif.

“Terlihat jelas peningkatan serangan verbal ke ranah pribadi secara individu dengan meningkatnya polarisasi di ruang publik,” ujarnya.

Pilar 08 secara spesifik mengadukan lima akun, yakni @hourly_absurd_2, @lantip, @mbakdeden, @txtdrjkt (di platform X), dan akun Facebook Gosip Artis Indonesia.