Bukan Sekadar Lelah Biasa, Ini 4 Sinyal Bahwa Mental Anda Perlu Istirahat Serius

"Merasa lelah terus-menerus dan mudah marah? Kenali 4 tanda kelelahan mental yang sering diabaikan, dari sulit fokus hingga apatis, dan kapan Anda benar-benar perlu istirahat."
Merasa lelah terus-menerus dan mudah marah? Kenali 4 tanda kelelahan mental yang sering diabaikan, dari sulit fokus hingga apatis, dan kapan Anda benar-benar perlu istirahat. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFSTYLE – Pernahkah Anda merasa lelah luar biasa padahal sudah cukup tidur? Atau merasa segalanya terasa berat dan sulit untuk memulai hari? Sering kali kita menganggapnya sebagai rasa malas biasa.

Padahal, bisa jadi itu adalah sinyal SOS dari pikiran Anda yang mengalami kelelahan mental (mental exhaustion).

Kelelahan mental berbeda dari lelah fisik.

Ini adalah kondisi di mana cadangan energi emosional dan kognitif Anda terkuras habis akibat stres yang menumpuk, tekanan pekerjaan, atau beban pikiran yang berkepanjangan.

Mengabaikan tanda-tandanya dapat berujung pada burnout yang lebih serius.

Baca Juga: Bukan Anti-Sosial, Ini 3 Alasan Cerdas Mengapa Kita Perlu Menjauh dari Notifikasi HP

Berikut adalah empat tanda umum bahwa Anda sedang mengalami kelelahan mental dan sudah saatnya untuk benar-benar beristirahat.

1. Emosi Tak Terkendali dan Kesabaran Menipis

Salah satu tanda paling awal dari kelelahan mental adalah hilangnya kemampuan untuk mengelola emosi.

Anda mungkin jadi lebih sinis, mudah marah karena hal-hal sepele, gampang tersinggung, atau bahkan menangis tanpa sebab yang jelas.

Ini terjadi karena energi mental yang terkuras membuat bagian otak yang berfungsi sebagai “rem” emosi menjadi kurang efektif, sehingga reaksi emosional menjadi lebih intens dari biasanya.

2. Munculnya ‘Kabut Otak’ dan Sulitnya Berkonsentrasi

Pekerjaan yang biasanya mudah terasa sangat sulit.

Anda sering lupa di mana menaruh kunci, kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara, atau harus membaca satu paragraf berulang kali untuk memahaminya.

Kondisi yang sering disebut brain fog ini terjadi karena otak yang lelah tidak dapat memproses informasi secara efisien.

Kemampuan untuk fokus dan mengingat menurun drastis karena sumber dayanya telah dialihkan untuk mengatasi stres.

3. Hilangnya Minat Pada Hal-hal yang Dulu Disukai

Hal-hal yang dulu Anda nikmati baik itu hobi, bertemu teman, atau bahkan pekerjaan kini terasa seperti beban.

Anda merasa hampa, tidak peduli, dan kehilangan semangat untuk melakukan apa pun.

Perasaan terlepas (detachment) ini bisa terjadi karena kelelahan mental menguras dopamin, neurotransmitter yang bertanggung jawab atas perasaan senang dan motivasi.

Ketika levelnya rendah, dunia terasa abu-abu.

4. Rasa Lelah yang Tak Kunjung Hilang Meski Cukup Tidur

Ini adalah tanda fisik yang paling jelas.

Anda merasa lelah sepanjang waktu, dari pagi hingga malam, bahkan jika Anda sudah tidur 8 jam penuh.

Rasa lelah ini tak kunjung membaik karena stres kronis membuat tubuh terus-menerus dalam mode “siaga”, yang menguras energi secara masif.

Tidur mungkin bisa memulihkan tubuh secara fisik, tetapi tidak cukup untuk memulihkan pikiran yang terus-menerus “menyala” karena beban stres.

Jika Anda mengalami beberapa tanda di atas, ini bukan pertanda kelemahan.

Ini adalah sinyal valid bahwa Anda perlu berhenti sejenak dan memprioritaskan istirahat yang sesungguhnya bukan sekadar libur sambil tetap membuka laptop, tapi benar-benar melepaskan diri dari pemicu stres.

Baca Juga: Matikan Notifikasi, Hidupkan Akhir Pekan: Mengapa ‘Jangan Ganggu’ Adalah Kunci Kebahagiaan Sejati

(*Mira)