Kalbar  

Genjot Imunisasi, Dinkes Kalbar Gandeng UNM Bedah Perilaku Warga

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Erna Yulianti memberikan sambutan dalam Workshop Survei BeSD di Pontianak. (Dok. Instagram/@dinkes.kalbarprov)
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Erna Yulianti memberikan sambutan dalam Workshop Survei BeSD di Pontianak. (Dok. Instagram/@dinkes.kalbarprov)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor dalam penyelenggaraan kegiatan strategis ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pusat Kajian Psikologi Sosial Universitas Negeri Makassar dan seluruh mitra atas kerja samanya dalam kegiatan ini,” katanya.

Baca Juga: Gandeng Pasangan ASN, Budaya Antikorupsi di Pontianak Diperkuat Melalui Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Menurut Erna, pemahaman mendalam terhadap faktor non-medis menjadi kunci keberhasilan program kesehatan.

“Survei BeSD menjadi langkah penting untuk memahami faktor sosial dan perilaku masyarakat yang memengaruhi partisipasi dalam imunisasi,” tambahnya.

Ia menegaskan, program imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling cost-effective dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

(ra)