Baca Juga: Pemkot Pontianak Siapkan Kawasan Wisata Kuliner Malam di Jalan Sultan Muhammad
Visi ini selaras dengan transformasi pembangunan nasional.
“Visi Kalimantan Kota Masa Depan adalah komitmen kita untuk menyiapkan daerah ini sebagai pusat pertumbuhan baru. Kota-kota di Kalimantan harus mampu bersinergi, menghadirkan inovasi, dan menjawab tantangan zaman, baik dari sisi ekonomi, lingkungan, maupun kualitas hidup masyarakat,” kata Edi.
Ia juga berharap krisis ekonomi segera berakhir pada 2026, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa kembali meningkat di atas 6% pada 2027.
Sebagai Ketua Komwil V, Edi akan fokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan percepatan pembangunan infrastruktur.
Ia menyebut, rekomendasi penting dari forum ini adalah menggali potensi baru dan memperkuat sistem pengawasan agar pengelolaan PAD lebih transparan dan akuntabel.
“Kita perlu menggali potensi-potensi baru sekaligus memperkuat sistem pengawasan agar pengelolaannya lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan penerangan jalan umum untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Pengendalian inflasi juga menjadi prioritas. “Pengendalian inflasi juga harus diperkuat melalui pengawasan harga kebutuhan pokok, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tuturnya.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Borong Penghargaan Pelayanan Publik, Raih Kategori Sangat Baik
Terakhir, Edi menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM, yang disebutnya sebagai “tulang punggung ekonomi”.
Pemerintah kota akan didorong untuk memberikan akses permodalan, pelatihan, dan perluasan pasar digital bagi para pelaku UMKM.
“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kita, sehingga harus terus ditopang agar semakin tangguh dan berdaya saing,” tutupnya.
(*Red/Kominfo/Prokopim)
















