Ini menjadikannya pilihan yang lebih aman bagi mereka yang memantau kadar kolesterol.
Menariknya, kadar kolesterol dalam tubuh bisa berfluktuasi sepanjang hari, seringkali lebih tinggi di pagi hari karena ritme sirkadian.
Oleh karena itu, minum kopi tanpa filter saat pagi bisa memberi efek yang lebih nyata.
Baca Juga: 4 Manfaat Teh Melati untuk Kesehatan: Dari Antioksidan hingga Atasi Stres
Dengan memilih kopi yang disaring di pagi hari, Anda bisa tetap menikmati kopi sambil meminimalkan potensi dampak buruk.
Tips Memilih Kopi Sehat untuk Kolesterol
Selain metode penyeduhan, bahan-bahan tambahan juga memengaruhi kolesterol. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
- Pilih Kopi yang Disaring: Kopi tetes atau dengan filter kertas sangat direkomendasikan karena mengurangi senyawa peningkat kolesterol.
- Batasi Kopi Tanpa Filter: Kopi espresso, French press, dan kopi Turki mengandung kafestol dan kahweol yang tinggi. Konsumsi rutin bisa meningkatkan kolesterol LDL.
- Minum Kopi Hitam: Kopi hitam tanpa tambahan gula atau lemak adalah pilihan terbaik untuk kesehatan jantung.
- Perhatikan Bahan Tambahan:
- Krim dan susu murni tinggi lemak jenuh. Pilih susu rendah lemak, non-susu, atau susu nabati sebagai alternatif yang lebih baik.
- Latte manis, frappe, dan minuman kopi spesial lainnya seringkali mengandung gula dan lemak jenuh berlebih. Ini dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung dan kolesterol.
Batas Aman Konsumsi Kopi Harian
Bagi orang yang memantau kadar kolesterol, sebagian besar penelitian merekomendasikan batas konsumsi 3-4 cangkir kopi per hari.
Baca Juga: Dampak Pemanis Buatan untuk Otak: Studi Ungkap Penurunan Kognitif Cepat
Jika Anda sedang menjalani pengobatan penurun kolesterol, konsultasikan kebiasaan minum kopi dengan penyedia layanan kesehatan.
Hal ini penting untuk memastikan tidak ada interaksi negatif dengan obat yang diresepkan.
(*Drw)
















