Suasana semakin semarak dengan penampilan maestro nasyid Indonesia, Haddad Alwi, dan ditutup dengan penampilan grup musik ibukota, Wali Band.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Ustaz Das’ad Latif.
“Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini, kita kedatangan ustaz kondang, Das’ad Latif. Semoga banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari apa yang akan beliau sampaikan, khususnya bagaimana cara kita dalam memuliakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,” ujar Gubernur.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai Rasulullah dengan mengamalkan sunah-sunahnya.
Ustaz Das’ad Latif kemudian menyampaikan beberapa poin penting dalam ceramahnya, khususnya tentang cara mengamalkan sunah Rasulullah SAW.
“Yang pertama adalah Mencintai Rasulullah dengan Bersalawat dan Mengamalkan Sunnahnya,” ungkap Ustaz yang khas dengan dialek Makassarnya ini.
Ia memberikan contoh sederhana, yaitu menggunakan pakaian islami untuk menghindari perbuatan maksiat.
Lebih lanjut, Ustaz Das’ad Latif berpesan agar umat menjaga adab antar sesama. Ia menekankan pentingnya menegur pemimpin atau imam yang salah dengan cara yang baik, bukan dengan kekerasan atau anarkis.
“Kritik pimpinan boleh, tapi dengan cara yang baik. Di Pontianak ini hebat saya dengar, demonstrasi berjalan dengan baik,” pesannya.
Ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menyayangi ulama.
“Jika cinta kepada nabi, sayangi ulamamu. Karena saat ini banyak orang lebih mencintai artis daripada ulama,” tukasnya.
Ia berharap dengan kecintaan kepada ulama, Allah akan menurunkan keberkahan di Kalimantan Barat.
Di akhir ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif juga memberikan motivasi bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
“Saya tahu saat ini kondisi susah, maka ingat Allah, jangan berputus asa, sabar, dan perbaiki salatmu,” pesannya.
(Rfa/Nzr)
















