Hingga Minggu (24/8), warga dilaporkan telah secara mandiri memperbaiki hunian mereka, sementara bantuan logistik berupa sembako telah disalurkan kepada para korban.
Baca Juga: Laporan BNPB: Rentetan Bencana Alam dari Karhutla Hingga Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah
Beralih ke wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan telah menghanguskan sekitar dua hektare lahan.
Peristiwa ini terjadi di Nagari Taek Bukik, Kecamatan Payakumbuh, pada Minggu (24/8) pukul 17.30 WIB.
“Dari informasi yg diperoleh di lapangan, kebakaran disebabkan adanya aktivitas perburuan yg diadakan pada siang hari di lokasi tersebut,” sebut laporan yang diterima.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Pemadam Kebakaran Posko Mungka, dan pihak nagari langsung bergerak cepat menuju titik api untuk melakukan operasi pemadaman.
Berkat kesigapan tim, api berhasil dipadamkan pada hari yang sama sebelum menyebar lebih luas.
Baca Juga: BNPB Catat 7 Bencana di Indonesia, Dari Banjir Jakarta hingga Karhutla Aceh
Menyikapi berbagai kejadian bencana di tanah air ini, BNPB mengeluarkan imbauan kepada pemerintah daerah dan masyarakat luas.
“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya,” tegas BNPB.
Meskipun puncak musim kemarau diyakini telah berlalu di beberapa wilayah, potensi karhutla masih dinilai cukup signifikan.
“Warga diimbau untuk memantau kawasan rawan kebakaran, tidak membuka lahan dengan membakar, ikut memelihara lingkungan sekitar dan segera laporkan jika ada titik api kepada petugas.” imbau BNPB.
(*Red)
















