Disdikbud Kalbar Dukung Literasi Keuangan Lewat Program Kejar Masif dan Bank Mini

Pejabat Disdikbud Kalbar bersama perwakilan OJK dan BEI dalam acara Kick Off Kejar Masif dan Cerdas Berinvestasi Pasar Modal Kalbar di Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Pejabat Disdikbud Kalbar bersama perwakilan OJK dan BEI dalam acara Kick Off Kejar Masif dan Cerdas Berinvestasi Pasar Modal Kalbar di Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Selasa (05/08/2025). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, mendukung program Kick Off Kejar Masif dan Cerdas Berinvestasi Pasar Modal Kalbar yang digelar sebagai kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Baca Juga: Kritik PPATK dan OJK, Sutarmidji: Blokir Rekening Rugikan Nasabah dan Perbankan

“Ini kolaborasi antara OJK, kemudian Bursa Efek Indonesia dan Pemprov Kalbar, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat. Karena ini merupakan salah satu upaya untuk literasi keuangan, khususnya di satuan pendidikan,” ujarnya.

Rita menjelaskan, salah satu fokus program tersebut adalah mendorong pelajar memiliki rekening pribadi serta membentuk Bank Mini di sekolah.

“Di mana kita memasifkan kembali satu rekening, satu pelajar, khususnya di jenjang SMA, SMK, dan SLB. Dan kemudian kita juga melakukan evaluasi terhadap Bank Mini yang sudah dibentuk dan terus mendorong banyak sekolah, baik negeri dan swasta, membentuk Bank Mini dalam rangka peningkatan literasi keuangan di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Disdikbud Kalbar telah menginisiasi program Bank Mini sejak dua tahun lalu di salah satu sekolah di Pontianak.

“Khusus Bank Mini sudah kami launching 2 tahun yang lalu di SMK Negeri 3 Pontianak. Kita fokuskan di situ. Dan untuk aplikasi Bank Mini sendiri, kami bekerja sama dengan Bank Kalbar untuk penyediaan semua aplikasi Bank Mini ini di seluruh SMA dan SMK,” terangnya.

(ra)