Update Bencana Terkini: Titik Api Terus Muncul, Ini Rincian Wilayah Terdampak Karhutla

Dampak yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Minggu (20/7). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Tanah Datar
Dampak yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Minggu (20/7). Sumber Foto: BPBD Kabupaten Tanah Datar

Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merangkum sejumlah laporan bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam periode pemantauan 24 jam terakhir, terhitung sejak Senin (21/7/2025) hingga Selasa (22/7/2025), insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan utama.

Laporan signifikan pertama datang dari Provinsi Sumatera Utara. Titik api terpantau di Desa Gulangan, Kecamatan Sihapas Barumun, Kabupaten Padang Lawas sejak Minggu (20/7).

Baca Juga: BNPB Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Tangani Karhutla di Riau

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, lokasi api yang berada di perbukitan terjal serta banyaknya titik api menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman.

Sedikitnya 30 petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, dan warga setempat telah dikerahkan. Namun, hingga berita ini diturunkan, api dilaporkan belum sepenuhnya terkendali dengan perkiraan lahan terbakar mencapai 400 hektare.

Sementara itu, di Provinsi Kalimantan Selatan, bencana karhutla juga terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Warga Desa Balanti, Kecamatan Labuan Amas Utara, melaporkan kemunculan titik api pada Senin (21/7) sekitar pukul 17.40 WITA.

Berkat kesigapan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat, api berhasil dikendalikan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sekitar 1,5 hektare lahan hangus terbakar.

Kejadian serupa juga melanda Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu (20/7) malam.

Dua wilayah, yakni Nagari Padang Ganting dan Nagari Baringin, terdampak dengan total kerugian lahan sekitar empat hektare.

Baca Juga: Karhutla di Riau Meluas, BNPB Desak Penetapan Status Tanggap Darurat

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Senin (21/7) oleh tim gabungan.