-
Kendaraan belum membayar pajak tahunan.
-
Pengendara tidak memiliki SIM.
-
Kendaraan dinas yang tidak laik jalan.
“Kami ingin para ASN menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas dan taat pajak. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” jelas AKP Bunga.
Kepala Bapenda Sanggau, Wellem Suherman, turut mendukung pelaksanaan razia ini.
Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan.
“Upaya seperti ini memberikan efek langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena masyarakat merasa diingatkan akan kewajiban mereka,” ujar Wellem.
Razia Akan Digelar Berkala
Operasi Patuh Kapuas 2025 merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
Baca Juga: Polres Sambas Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Fokus pada 7 Pelanggaran Lalu Lintas
Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama masa operasi berlangsung, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan instansi terkait.
“Dengan kolaborasi lintas sektor, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa ketertiban lalu lintas dan pajak kendaraan adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Sanggau yang aman dan tertib,” tutup AKP Bunga.
(*Red)
















