Kemensos Salurkan Bantuan Sosial untuk Budaya dan UMKM di Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan sosial dari Kemensos berupa uang tunai Rp50 juta kepada Kelompok Pecinta Seni Gerak dan Tari 'Penigari'. Foto: HO/Faktakalbar.id
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan sosial dari Kemensos berupa uang tunai Rp50 juta kepada Kelompok Pecinta Seni Gerak dan Tari 'Penigari'. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menyalurkan bantuan sosial (bansos) di Kota Pontianak untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

Bantuan berupa uang tunai diberikan kepada kelompok masyarakat yang aktif dalam seni budaya, pelaku UMKM, serta relawan siaga bencana berbasis komunitas.

Baca Juga: Walikota Pontianak Apresiasi Insan Pendidikan dan Kebudayaan

Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin (PFM), Ishaq Zubaedi Roqib, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan sosial berbasis potensi lokal.

“Program ini kami desain agar mampu mengangkat potensi budaya dan ekonomi lokal menjadi kekuatan pembangunan sosial masyarakat. Setiap daerah memiliki kearifan dan kekuatan sendiri, dan itu harus diberdayakan,” ujar Ishaq saat penyerahan bantuan simbolis di Rumah Budaya Kampung Caping, Kamis (10/7/2025).

Ishaq juga menyampaikan apresiasi terhadap warga Kampung Caping yang telah menjaga nilai budaya sekaligus mengembangkan ekonomi lokal.

Baca Juga: Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 Dorong Pelestarian Bahasa Melayu Pontianak

Ia menanggapi aspirasi warga soal kebutuhan perahu karet untuk kesiapsiagaan bencana.

“Permintaan ini akan kami tindak lanjuti, karena kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana merupakan bagian penting dari ketahanan sosial yang berkelanjutan,” tegasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turut mengapresiasi perhatian Kemensos.

Ia menyebut kampung budaya seperti Mendalawi adalah aset sosial yang penting untuk dijaga dan diberdayakan.

“Kampung Mendalawi dan sekitarnya memiliki kekayaan budaya yang khas. Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal agar menjadi daya ungkit kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Edi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun masyarakat yang inklusif dan sejahtera.

Ia menyebut bahwa semangat gotong royong warga menjadi kekuatan sosial yang harus terus dipupuk.