“Dampaknya sangat nyata. Ada petani yang mampu meraih penghasilan bersih hingga Rp60 juta per musim tanam, bahkan pendapatan kotornya bisa tembus Rp100 juta,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sambas di bawah kepemimpinan Bupati Satono, serta sinergi semua komponen pertanian seperti PPL, kelompok tani, Gapoktan, Brigade Pangan, Babinsa, hingga organisasi seperti Perhiptani, HKTI, KTNA, dan Tani Merdeka.
“Tahun ini kita sudah memasuki musim tanam kedua dan bersiap menyambut musim tanam ketiga. Petani yang tergabung dalam Brigade Pangan sudah mulai panen dan merasakan hasilnya,” tutup Darma.
(DNS)
















