“Dalam kurun waktu dua bulan, kita akan melihat berapa persen yang berhasil menetas. Kita tetap optimistis,” ucapnya.
Penanganan telur penyu ini merupakan hasil kolaborasi antara PSDKP Pontianak, Karantina Aruk, dan kelompok masyarakat lokal yang aktif dalam pelestarian penyu di wilayah pesisir Paloh.
Baca Juga: Kakek di Sambas Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun
“Ini adalah kerja bersama. Kami di Wahana Bahari siap mengawal proses ini dengan sebaik-baiknya hingga anak-anak penyu menetas dan siap dilepaskan ke laut,” pungkas Zulpian.
DNS
















