Wali Kota Pontianak Hadiri Munas VII APEKSI di Surabaya

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta istri tiba di Bandara Juanda Surabaya untuk menghadiri agenda Munas VII APEKSI. Foto: PRKPM/Faktakalbar.id
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta istri tiba di Bandara Juanda Surabaya untuk menghadiri agenda Munas VII APEKSI. Foto: PRKPM/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, bersama istrinya Yanieta Arbiastutie, tiba di Surabaya pada Rabu pagi (7/5/2024) untuk menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Tema Munas kali ini adalah ‘Dari APEKSI untuk Negeri’. Mereka tiba di Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 08.10 WITA dan disambut dengan pemasangan blangkon oleh panitia APEKSI serta jajaran Pemerintah Kota Pontianak.

Munas VII APEKSI ini dijadwalkan berlangsung hingga (10/5/2025), dengan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan, meningkatkan peluang investasi, serta mempromosikan inovasi dan kuliner lokal (local pride).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Edi Kamtono berharap Munas APEKSI dapat menjadi forum yang produktif untuk bertukar pengalaman dan ide guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat lokal. Ia juga menyoroti pentingnya pembahasan isu-isu krusial dalam Rakernas ini, dengan harapan bisa menemukan solusi untuk mengatasi persoalan yang sering dihadapi oleh pemerintah kota.

Baca Juga: Apresiasi Penanganan Sampah Surabaya, Edi Kamtono Ingin Pelajari Lebih untuk Kota Pontianak Saat Munas VII APEKSI

“Banyak isu yang menjadi pembahasan pada Rakernas ini, harapannya dengan pembahasan itu bisa menemukan solusi dalam mengentaskan persoalan yang kerap dihadapi seluruh pemerintah kota,” ujar Edi Kamtono.

Menurut Edi, Munas APEKSI VII di Surabaya menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk bersinergi dalam menghadapi tantangan dan peluang pembangunan yang semakin kompleks. Kehadiran kepala daerah dari 99 kota di seluruh Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam merumuskan strategi untuk menguatkan kinerja pemerintahan kota di masa depan.

“Dengan merumuskan langkah-langkah menuju pemerintahan kota yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Munas APEKSI VII di Surabaya juga menjadi ajang bagi para pemangku kepentingan pemerintahan daerah untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan demi mewujudkan kota-kota yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Edi berharap, Munas ini dapat menghasilkan keputusan strategis yang dapat menjadi dasar untuk mempercepat pembangunan di berbagai kota di Indonesia.

“Munas APEKSI ini diharapkan akan menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang dapat menjadi pijakan bagi terwujudnya percepatan pembangunan di wilayah-wilayah kota di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (ra/prokopim)

Baca Juga: Wali Kota Pontianak Paparkan Raperda RPJMD 2025–2029, Fokus pada SDM dan Kota Cerdas