Ia menambahkan bahwa evakuasi belum dilakukan karena sebagian besar rumah warga memiliki lantai dua dan warga masih memilih bertahan.
“Kami tetap mengingatkan warga untuk segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman jika air terus meningkat. Kami juga meminta agar warga mencabut sambungan listrik sementara waktu demi menghindari risiko korsleting atau kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Banjir ini disebabkan oleh meluapnya dua sungai besar di wilayah tersebut, yaitu Sungai Beduai dan Sungai Sekayam, yang tidak mampu menampung derasnya curah hujan semalam.
Kapolsek Hudson menyatakan bahwa pihak kepolisian akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta instansi terkait.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami siap membantu kapan pun masyarakat membutuhkan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa. Kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak desa dan aparat kepolisian. Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Dny Ard / Hms Res Sgu)
Baca Juga: Sunyi Malam di Dr Surono Berujung Teror: Desi Jadi Korban Kriminalitas Jalanan Sanggau
















