Di tengah lesunya aktivitas ekonomi saat ini, banyak masyarakat yang berharap agar pemerintah menunda kenaikan tarif PPN. Bahkan, wacana penurunan tarif menjadi 5% muncul sebagai salah satu langkah yang dinilai dapat membantu menjaga daya beli masyarakat.
Sebagai kepala negara, keputusan terkait tarif PPN kini berada di tangan Presiden Prabowo. Langkah apapun yang diambil akan memiliki dampak besar terhadap perekonomian, terutama pada daya beli masyarakat. Jika kenaikan PPN tetap diberlakukan, risiko perlambatan konsumsi domestik semakin besar. Namun, jika tarif diturunkan atau ditunda, potensi peningkatan aktivitas ekonomi bisa menjadi lebih nyata.
Ke depan, masyarakat akan menunggu sikap resmi pemerintah terkait kebijakan PPN ini. Akankah kenaikan tetap diberlakukan, atau Presiden Prabowo akan memilih untuk menurunkan tarif demi meringankan beban masyarakat? Keputusan tersebut akan menjadi salah satu ujian penting bagi kepemimpinan Prabowo dalam mengelola ekonomi di tahun-tahun awal masa jabatannya.










