Dalam kunjungannya ke Korea Selatan sejak Senin 20 Mei 2024. Menko Airlangga menggelar pertemuan dengan para pengusaha Negeri Ginseng untuk membahas peluang kerja sama di bidang otomotif, elektronik, semikonduktor, dan pengembangan bahan bakar hidrogen di Indonesia.
Ia bertemu dengan CEO Hyundai Motor Group Chung Eui-sun, LOTTE Chemical President & CEO Lee Hun Ki, serta CEO LG CNS Shingyoon Hyun.
Kerja sama ekonomi Indonesia dan Korea Selatan tercatat kembali menguat pascapandemi. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa total nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Korea Selatan mencapai 20,8 miliar dolar AS pada 2023.
Negara tersebut juga menduduki peringkat ke-7 sebagai investor utama bagi Indonesia sepanjang tahun lalu dengan total foreign direct investment (FDI) senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau meningkat 8,7 persen dari 2022.
Realisasi investasi dari berbagai perusahaan Korea Selatan pada sektor manufaktur Indonesia antara lain berupa pengembangan pabrik mobil Hyundai, pembangunan pabrik petrokimia oleh Lotte Chemical, serta pembangunan klaster industri baja berkapasitas 10 juta ton.***
















