Abun lalu menghubungi kantornya dan melaporkan bahwa ban mobil pengangkut es krim itu kempis. Lalu, korban datang mengendarai mobil pengganti untuk Abun. “Sekira pukul 14.00 WIB, datang mobil pengganti yang dikemudikan oleh rekan kerja Saksi I (Abun), yaitu korban Zuardi, kemudian barang berupa es krim yang semula di mobil yang pecah ban tersebut dipindahkan ke mobil pengganti yang dibawa korban, kemudian Saksi I (Abun) mengantar barang berupa es krim dengan mobil pengganti ke mal,” ujarnya.
Dia mengatakan korban menunggu pada mobil yang kempis ban tersebut. Dia mengatakan Abun tak melihat keberadaan korban saat pulang setelah mengantarkan es krim menggunakan mobil pengganti yang dibawa korban tersebut.”Sementara korban menunggu di mobil yang pecah ban di Patung Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman,” ucapnya.
Dia mengatakan saat itu Abun berusaha menghubungi ponsel korban tapi tak diangkat. Lalu Abun kembali bertugas mengantarkan es krim hingga malam hari.”Ketika melewati seberang Patung Sudirman, Saksi I (Abun), karena jalanan macet, tidak terlihat mobil yang ditungguin korban, sehingga kemudian Saksi I menelepon HP korban, namun korban meskipun berdering, namun tidak diangkat. Kemudian Saksi I (Abun) menelepon kantor dan, berdasarkan arahan dari kantor, Saksi I (Abun) kembali saja ke kantor. Kemudian Saksi I (Abun) mengantar barang lagi ke Bekasi hingga malam hari,” tuturnya.
Dia mengatakan Abun mendapat informasi dari rekan kerjanya yang lain bahwa mobil yang kempis ban itu masih terparkir di Jalan Jenderal Sudirman, Jakpus, pukul 20.00 WIB pada Kamis (11/4). Dia mengatakan Abun merasa kaget dan langsung menuju ke lokasi tersebut.
“Dalam perjalanan pulang selesai mengantar barang di daerah Permata Hijau, saksi ditelepon oleh rekan kerja yang lain bahwa mobil yang terakhir sama korban masih berada di pinggir Jalan Jenderal Sudirman. Mendapatkan informasi tersebut, Saksi I (Abun) kaget,” ujarnya.
Susatyo mengatakan mobil korban dalam kondisi mati mesin. Dia menuturkan korban ditemukan dalam posisi telungkup di kabin belakang freezer penyimpanan es krim. “Sesampainya di TKP, Saksi I dan Saksi II menemukan bahwa benar mobil yang ditungguin korban masih terparkir di pinggir jalan. Mobil ditemukan dalam keadaan mati mesin, namun kunci dalam keadaan on dan setelah dicek aki juga soak. Kemudian Saksi I dan Saksi II membuka pintu samping sebelah kiri dan ternyata korban dengan posisi terlungkup sudah tidak bergerak,” ujarnya. (rfk/ind)










