Akhirnya karena kegiatan yang padat, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar DR.Mahudi,SH.MH berkesempatan mengundang para penyandang disabilitas ke kantornya, dalam acara Silaturahmi dan Dialog menjalin keakraban, Jumat (4/11) di aula lantai 4 Gedung Kejati Kalbar Jalan Ahmad Yani.
Rudyanto Sulaiman sebagai Panitia melaporkan ada sekitar 200 orang Disabilitas serta jumlah santri dari Pondok Pesantren. Kajati Masyhudi mengatakan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan dengan para penyandang disabilitas. Masyhudi juga bangga dengan prestasi-prestasi yang diraih mereka, tetapi juga pendidikan dan MTQ.Hal ini membuktikan, kata Masyhudi hanya penyandang disabilitas yang mampu memberikan yang terbaik untuk Kalbar.
Dikesempatan acara tersebut,Kejaksaan Tinggi Kalbar memberikan penghargaan piagam serta uang pembinaan untuk para Atlet Penyandang Disabilitas yang berprestasi, selain itu, Kejaksaan juga memberikan bantuan berupa kursi roda, kruk, serta paket bahan pokok.“Semoga prestasi yang diraih terus dipertahankan dan ditingkatkan baik di regional , nasional bahkan internasional,” ungkap Masyhudi.
Mustaat Saman, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kalbar berterima kasih atas adanya kegiatan yang digelar Kejati Kalbar.Menurutnya, ada 50 atlet penyandang disabilitas yang hadir.“Kajati Kalbar mengundang kami ke sini kami sangat tersentuh sekali. Alhamdulillah ada titipan bonus, kami belum buka jadi tidak tahu itu berapa. Tapi berapapun yang diberikan itu satu rahmat bagi kami bahwa bisa menunjang kawan-kawan atlet disabilitas supaya bisa lebih berkembang, berprestasi,” paparnya.
Para penyandang disabilitas sangat bahagia bisa diundang ke Kejaksaan Tinggi Kalbar. Selama ini mereka menganggap hanya orang yang berurusan dengan hukum bisa berkunjung ke Kejati Kalbar.
Zamhari Abdul Hakim, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalbar mengapresiasi undangan dari Kejati Kalbar ini. Menurutnya ini adalah dukungan bagi para penyandang disabilitas untuk bersemangat dalam segala sektor, baik olahraga maupun bidang lainnya. (rfk)










