faktakalbar

Warga Temukan Individu Bayi Orangutan Terlantar, BKSDA Lakukan Penyelamatan

Penulis: Redaksi Thursday, 04 July 2024 📖 2 menit
Warga Temukan Individu Bayi Orangutan Terlantar, BKSDA Lakukan Penyelamatan
KAYONG UTARA- Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang RKW Sukadana menerima penyerahan satu individu bayi orangutan jantan berumur sekitar 10 bulan dari salah satu warga desa Sungai Mata-mata, Kabupaten Kayong Utara.   Informasi adanya satu individu orangutan ini berawal dari laporan KPH Kayong Utara yang menginformasikan bahwa di Desa Sungai Mata-mata ada warga yang menemukan bayi orangutan dan diamankan di rumahnya. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh BKSDA Kalbar dengan pengecekan kebenaran informasi di lapangan.   Pada tanggal 1 Juli, Tim Wildlife Rescue Unit BKSDA Kalbar SKW I Ketapang tiba Desa Sungai Mata – Mata bersama BTN Gunung Palung SPTN Wil II Melano dan KPH Kayong dibantu tim medis YIARI untuk melakukan penyelamatan terhadap bayi orangutan tersebut.   Berdasarkan informasi  Lia, Sorni adalah orang yang pertama kali menemukan bayi orangutan di hutan dekat Sungai Staman yang berjarak sekitar 3-4 jam akses sungai dari desa sekitar seminggu yang lalu. Saat itu Sorni mendengar ada suara dan pergerakan, setelah dilihat ternyata ada bayi orangutan yang sedang berada di semak-semak namun disekeliling tidak ditemukan induk orangutan maupun tanda-tanda keberadaannya. Akhirnya  Sorni kemudian berinisiatif untuk menyelamatkan bayi orangutan tersebut dengan membawanya ke rumah. Ia beralasan dikarenakan kondisi sekitar lokasi ditemukan yang sudah terbuka dan lapang sehingga akan membahayakan bagi bayi orangutan jika tetap berada disana.   Tim WRU BKSDA Kalbar dibantu tim Medis YIARI langsung melakukan pengecekkan kondisi orangutan, orangutan sedikit mengalami dehidrasi dan juga suhu tubuh berkisar 37,5 – 38,00°C (demam sedang). Penyerahan bayi orangutan dari warga ke BKSDA Kalbar pun dilakukan dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan dari Lisa ke Tim WRU BKSDA Kalbar yang di wakili oleh Kepala Resort Konservasi Sukadana, Nurul Ramadhani.   Melihat kondisi orangutan yang masih bayi dan dalam kondisi demam maka untuk sementara waktu tim memutuskan menitipkan bayi orangutan ke Pusat Rehabilitasi YIARI untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.   Dalam keterangannya, Kepala SKW I Ketapang, Birawa menyampaikan “BKSDA Kalbar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya penyelamatan orangutan”.   “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap bijak bertindak ketika menjumpai orangutan. Jangan sampai kita menggangu, melukai bahkan sampai membunuh orangutan. Biarkan mereka hidup tanpa kita gangguan kita dan berikan mereka ruang untuk hidup, Karena orangutan selain satwa dilindungi, mereka juga sebagai penyeimbang kelangsungan ekosistem hutan” imbuhnya.(rfk/*r.bksda)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK