faktakalbar

TURUT BERDUKA CITA, GUBERNUR KALBAR DAN DIRUT BANK KALBAR KUNJUNGI RS DHARMAIS

Penulis: Redaksi Tuesday, 07 May 2024 📖 1 menit
TURUT BERDUKA CITA, GUBERNUR KALBAR DAN DIRUT BANK KALBAR KUNJUNGI RS DHARMAIS

JAKARTA - Innalilahi wa innailaihi Raji'un mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2010-2018 M Zeet Hamdy Assovie (61) dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais Jakarta, pukul 16.00 WIB, Minggu (5/5).

Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari, S.STP, M.Si beserta Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi, S.E., M.M. merasakan duka mendalam atas kepergian M Zeet Hamdy Assovie. Mendengar kabar duka cita tersebut, Gubernur Kalbar, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, beserta Dirut Bank Kalbar yang secara kebetulan sedang berada di Jakarta langsung bertandang ke RS. Kanker Dharmais, untuk memantau langsung pengurusan jenazah almarhum mantan Sekda Kalbar tersebut.

Kesedihan mendalam dirasakan oleh Dirut Bank Kalbar saat melakukan kunjungan di RS Kanker Dharmais. Rokidi mengatakan masyarakat tentunya sangat kehilangan sosok seorang birokrat yang berprestasi. "Yang kita ketahui selama ini Almarhum adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai birokrat dan teknokrat yang profesional dan berprestasi, namun juga sebagai pemimpin yang tegas namun sangat mengayomi. Beliau memimpin dengan integritas, dedikasi, dan kebijaksanaan yang luar biasa"ujarnya.

"Saya turut berduka atas berpulang kerahmatullah bapak M Zeet Hamdy Assovie, beliau orang baik dan mendedikasikan seluruh hidup beliau untuk kemajuan Kalimantan Barat, Insyaallah Allah akan mengampuni dosa-dosanya, menerima amal dan ibadahnya, melapangkan kuburnya serta menempatkan beliau di sisi termulia bersama para syuhada dan auliya’, dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan, Aamiin Ya Rabbalalaamiin"ucap Rokidi.(rfk/*r)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK