Terdeteksi 16 Titik Panas, Wilayah Kalimantan Barat Masuk Kategori Sangat Mudah Terbakar
Faktakalbar.id - Hasil pemantauan satelit dalam 24 jam terakhir mengonfirmasi keberadaan 16 titik panas atau hotspot yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat.
Faktakalbar.id - Hasil pemantauan satelit dalam 24 jam terakhir mengonfirmasi keberadaan 16 titik panas atau hotspot yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat.
Temuan titik panas tersebut beriringan dengan tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar selama sepekan ke depan.
Kondisi atmosfer dengan kelembapan udara hingga 53 persen memicu peningkatan kerawanan lahan gambut dan semak belukar.
Meskipun potensi hujan ringan hingga sedang tetap membayangi beberapa wilayah, ancaman penyebaran titik api di area rawan masih perlu diwaspadai.
Penurunan intensitas hujan di titik-titik tertentu disinyalir mempercepat kekeringan material vegetasi permukaan tanah.
"Siang hingga sore hari, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Kemudian hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Kayong Utara, dan Ketapang," ujar Prakirawan BMKG Supadio Pontianak Fitri melalui RRI Pro 1 Pontianak, Kamis (5/11/2026).
"Perlu diwaspadai potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat," ucapnya.
Masyarakat serta pelaku usaha diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Kewaspadaan ekstra disarankan bagi daerah-daerah yang memiliki riwayat kebakaran lahan tinggi saat suhu udara mencapai 34 derajat Celsius.
Pengawasan di lapangan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya pembakaran liar yang dapat memperparah kualitas udara.
Warga diminta segera berkoordinasi dengan petugas jika melihat adanya kepulan asap dari area perkebunan atau hutan.
Informasi peta pemantauan hotspot dapat diakses publik melalui kanal edukasi resmi yang disediakan BMKG Kalbar.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.