faktakalbar

Tujuh Rumah Rusak Diterjang Longsor dan Banjir Bandang di Desa Nekan Entikong

Faktakalbar.id - Sebanyak tujuh rumah warga rusak diterjang banjir bandang dan tanah longsor di Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penulis: Natash Wednesday, 04 November 2026 📖 1 menit
Tujuh Rumah Rusak Diterjang Longsor dan Banjir Bandang di Desa Nekan Entikong
Kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat tertimbun material tanah longsor di Dusun Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (4/11/2026). (Dok. Ist/Gambar diperjelas dengan AI)

Faktakalbar.id - Sebanyak tujuh rumah warga rusak diterjang banjir bandang dan tanah longsor di Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Bencana alam tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Kecamatan Entikong sejak pagi hari.

Berdasarkan pendataan awal di lapangan, kerusakan bangunan tersebar di dua wilayah dusun yang berada di Desa Nekan.

Sebanyak lima rumah warga yang mengalami kerusakan di Dusun Nekan merupakan milik Kasianus Donatus, Slamet Muliadi, Nenek Resnin, Yakub, dan Nenek Kristina Keni.

Sementara itu, dua rumah warga lainnya yang turut tertimbun material tanah longsor di Dusun Grama Jaya adalah milik Lasari dan Sati.

Laporan sementara mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa bencana alam tersebut.

Aparat kepolisian setempat bersama warga bergotong royong melakukan pembersihan material tanah longsor serta mengevakuasi barang-barang berharga dari reruntuhan bangunan.

Pendataan terhadap tingkat kerusakan fisik rumah warga terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan bantuan perbaikan bangunan.

Warga yang bangunan rumahnya rusak parah sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat yang berada di area safer.

Kerugian materiil akibat kerusakan struktur bangunan dan harta benda warga hingga kini masih dalam proses penghitungan.

Tim gabungan menyiagakan posko darurat di area sekitar lokasi untuk menyalurkan kebutuhan logistik awal bagi keluarga terdampak.

Proses penanganan dampak bencana di dua dusun tersebut diupayakan berlangsung cepat guna memulihkan kondisi pemukiman warga.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK