faktakalbar

Truk Bongkar Muat di Jalan Mawar Sekadau Dikeluhkan Warga karena Mengganggu Arus Lalu Lintas

Faktakalbar.id - Aktivitas truk yang berhenti untuk bongkar muat barang di Jalan Mawar, Kelurahan Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, dikeluhkan pengguna jalan.

Penulis: Wati Monday, 21 September 2026 📖 1 menit
Truk Bongkar Muat di Jalan Mawar Sekadau Dikeluhkan Warga karena Mengganggu Arus Lalu Lintas
Aktivitas truk bongkar muat di badan Jalan Mawar, Kelurahan Sungai Ringin, Sekadau, dikeluhkan pengguna jalan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Aktivitas truk yang berhenti untuk bongkar muat barang di Jalan Mawar, Kelurahan Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, dikeluhkan pengguna jalan.

Keberadaan truk di badan jalan disebut membuat ruang bagi kendaraan yang melintas menjadi lebih terbatas.

Kondisi tersebut menurut warga kerap terjadi ketika aktivitas bongkar muat berlangsung.

Pengguna jalan harus melewati ruas yang menyempit akibat truk yang berhenti di badan jalan.

Joni, salah seorang pengguna jalan, mengatakan aktivitas bongkar muat truk berlangsung setiap hari.

“Setiap hari ada truk bongkar muat di jalan. Jalan jadi sempit, mobil dan motor susah lewat,” kata Joni, Senin (21/9/2026).

Menurut Joni, kondisi jalan yang menyempit membuat kendaraan harus mengurangi ruang gerak saat melintas.

Situasi tersebut terutama dirasakan pengendara mobil dan sepeda motor yang menggunakan ruas Jalan Mawar.

Pengguna jalan lain, Abo, juga mengeluhkan kondisi serupa.

Ia mengaku harus lebih berhati-hati ketika melewati ruas jalan tersebut saat truk sedang melakukan bongkar muat.

Menurut Abo, kendaraan yang melintas terkadang harus bergantian menggunakan ruang jalan yang tersedia.

Kondisi itu terjadi karena terdapat truk yang berhenti di dua sisi badan jalan.

“Kalau truk bongkar muat di badan jalan, kendaraan jadi susah lewat. Kami berharap ada penertiban supaya tidak mengganggu jalan umum,” ujarnya.

Abo menilai kondisi tersebut dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas ketika jumlah kendaraan yang melintas meningkat.

Antrean kendaraan berpotensi terjadi apabila ruang jalan semakin terbatas dan arus lalu lintas sedang ramai.

Keluhan warga tersebut berkaitan dengan aktivitas bongkar muat yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi kegiatan.

Warga berharap aktivitas tersebut dapat dilakukan di tempat yang tidak mengurangi ruang kendaraan untuk melintas.

Dengan demikian, pengguna Jalan Mawar tetap dapat melintas tanpa harus bergantian melalui ruas jalan yang menyempit.

Kelancaran lalu lintas menjadi salah satu perhatian warga di tengah aktivitas kendaraan angkutan barang di kawasan tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK