faktakalbar

Tinjau Karhutla di Kubu Raya, Wapres dan Menhut Sampaikan Pesan untuk Petugas

Wapres Gibran meninjau penanganan karhutla di Kubu Raya dan meminta pemadaman, perlindungan warga, serta koordinasi petugas diperkuat.

Penulis: Clara Friday, 11 September 2026 📖 1 menit
Tinjau Karhutla di Kubu Raya, Wapres dan Menhut Sampaikan Pesan untuk Petugas
Wapres Gibran meninjau penanganan karhutla di Kubu Raya dan meminta pemadaman, perlindungan warga, serta koordinasi petugas diperkuat. (dok/Sekretariat Wakil Presiden)

Faktakalbar.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan penanganan karhutla sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dan petugas di lapangan mendapat perhatian pemerintah.

Dalam kunjungannya, Gibran menegaskan bahwa upaya pemadaman titik api harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak. Hal itu mencakup pemenuhan kebutuhan kesehatan hingga dukungan logistik.

Pemadaman dan Pelayanan Warga Harus Berjalan Bersamaan

Gibran meminta penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan selama kondisi karhutla berlangsung.

Kebutuhan tersebut antara lain pengobatan, akses pendidikan, masker, vitamin, air bersih hingga bantuan logistik.

“Pemadaman titik api dan pelayanan warga harus berjalan bersamaan,” ujar Gibran dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap dampak asap karhutla, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Inovasi Penanganan Karhutla Harus Terukur

Selain pemadaman, Wapres meminta berbagai inovasi yang diterapkan dalam penanganan karhutla benar-benar memberikan manfaat di lapangan.

Menurutnya, setiap inovasi perlu memiliki indikator keberhasilan yang jelas, efektif, serta tetap memperhatikan keselamatan petugas yang menjalankan tugas.

Gibran juga meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi sehingga setiap kendala yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

Kewaspadaan Diminta Diperkuat

Gibran mengingatkan kewaspadaan terhadap karhutla perlu dijaga dalam jangka panjang. Pemerintah memperkirakan kondisi El Nino masih dapat berlangsung hingga awal 2027.

Karena itu, ia meminta patroli pencegahan ditingkatkan dan seluruh pihak ikut terlibat dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Selain patroli, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru.

Dalam kunjungan ke tiga provinsi di Kalimantan tersebut, Wapres juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap satwa dan habitat yang terdampak karhutla.

Pemerintah, kata Gibran, akan terus mengupayakan penanganan karhutla secara optimal sesuai arahan Presiden.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK