faktakalbar

Tambang Emas Tanpa Izin Marak Di Hutan Sungai Tengah Sambas Bekas Galian Rusak Lingkungan

Faktakalbar.id - Warga menemukan indikasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin di kawasan hutan Sungai Tengah, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Penulis: Wati Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
Tambang Emas Tanpa Izin Marak Di Hutan Sungai Tengah Sambas Bekas Galian Rusak Lingkungan
Bekas galian penambangan emas tanpa izin yang merusak kondisi alami kawasan hutan Sungai Tengah di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Warga menemukan indikasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin di kawasan hutan Sungai Tengah, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Temuan kegiatan penambangan ilegal tersebut terkuak usai warga mendapati sejumlah lubang bekas galian berukuran besar di area hutan.

Kondisi bentang alam di lokasi dilaporkan telah berubah drastis akibat pengerukan tanah secara tak terkendali.

Bekas galian pertambangan liar tersebut meninggalkan kerusakan nyata pada ekosistem alami kawasan hutan Sungai Tengah.

Perubahan struktur tanah akibat penggalian meluas berpotensi memicu timbulnya erosi serta ancaman bencana alam.

Masyarakat setempat mengkhawatirkan dampak lingkungan tersebut akan semakin parah apabila kegiatan tambang dibiarkan berkepanjangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengecek lokasi guna memastikan ada tidaknya aktivitas penambangan aktif.

Tindakan penertiban dinilai sangat mendesak demi memutus rantai kerusakan hutan yang kian meluas.

Hingga saat ini, identitas maupun keberadaan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas penggalian liar tersebut belum diketahui secara pasti.

Aparat setempat diharapkan segera memasang garis pengaman serta mengusut para pelaku di balik perusakan hutan tersebut.

Masyarakat menegaskan pentingnya perlindungan kawasan hutan Sajingan Besar dari segala bentuk eksploitasi ilegal.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK