faktakalbar

Tak Lama Lagi, Hp Seluruhnya Berbasis Satelit, Selamat Tinggal BTS

Penulis: Redaksi Sunday, 25 June 2023 📖 1 menit
Tak Lama Lagi, Hp Seluruhnya Berbasis Satelit, Selamat Tinggal BTS
Teknologi komunikasi, terutama mobile phone (Hp) terus ditingkatkan kemampuan daya jangkau dan bebas  dari halangan alam maupun buatan, dimana selama ini mobile phone masih berbasis Base Transceiver Station (BTS). Namun dalam waktu dekat,  HP bisa berfungsi tanpa  base transceiver station  (BTS). Hp Samsung telah diujicoba dan berhasil menggunakan sambungan satelit. Ini dilakukan oleh sebuah perusahaan di Amerika Serikat. Seperti dilansir Fakta Kalbar dari cnbc, perusahaan bernama AST SpaceMobile, dilaporkan oleh Engadget, bekerja sama dengan operator seluler AT&T, berhasil menghubungkan HP Samsung Galaxy S22 dengan satelit di orbit Bumi rendah untuk digunakan dalam panggilan telepon dua arah. Keberhasilan uji coba ini menandai pencapaian baru dalam komunikasi satelit berbasis satelit. Artinya, teknologi telekomunikasi mobile berbasis satelit selangkah lebih dekat untuk dipasarkan ke publik. AST berhasil menuntaskan beberapa uji coba di Hawaii, Amerika Serikat. Ponsel Galaxy S22 milik perusahaan berhasil tersambung dengan satelit BlueWalker 3, dengan kecepatan koneksi 10 Mbps. "Keberhasilan mencapai kecepatan download dua digit dalam uji coba HP ke satelit, membuat kita selangkah lebih dekat untuk memastikan setiap orang di penjuru Amerika Serikat agar bisa terus tersambung, di mana saja lokasinya," kata Kepala Jaringan AT&T Chris Sambar. Sebagai langkah berikutnya, AST berharap bisa menyambungkan HP ke satelit BW3 melalui sinyal 5G. Satelit BW3 terbang menumpang roket SpaceX Falcon 9 pada September lalu. Dengan ukuran 64 meter persegi, BW3 dilengkapi antena paling besar dibanding satelit komersial lainnya yang ada di orbit. AT&T adalah salah satu dari operator seluler AS yang berencana menggunakan satelit untuk melayani masyarakat di wilayah terpencil. Verizon sebelumnya bekerja sama dengan Amazon menggunakan satelit Project Kuiper, sedangkan T-Mobile bekerja sama dengan Starlink milik SpaceX.(rfk/ind)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK