Tak Ada Tanda Kekerasan, Riwayat Penyakit Korban Meninggal di Sekadau Terungkap
Faktakalbar.id - Polisi memastikan tidak menemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada jasad Abdul Awal (54) yang ditemukan tergeletak di Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (30/7/2026).
Faktakalbar.id - Polisi memastikan tidak menemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada jasad Abdul Awal (54) yang ditemukan tergeletak di Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (30/7/2026).
Kepolisian justru menemukan kantong obat-obatan di dalam saku celana korban yang menjadi petunjuk awal terkait kondisi kesehatannya.
Pengungkapan fakta ini diperkuat oleh temuan medis awal serta konfirmasi langsung dari pihak keluarga korban.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, riwayat penyakit korban meninggal di Sekadau tersebut diketahui berkaitan erat dengan gangguan organ jantung.
Pihak keluarga menjelaskan bahwa korban sempat berkomunikasi melalui sambungan telepon dua hari sebelum peristiwa penemuan jasad.
Plt Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan memaparkan pengakuan anak korban mengenai kondisi kesehatan orang tuanya.
"Menurut keterangan anak korban, sekitar dua hari sebelumnya korban sempat menelepon keluarga, mengeluhkan sedang sakit dan berencana pulang ke rumah," tuturnya.
"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, ditemukan obat di saku depan celana korban yang turut didokumentasikan sebagai bagian dari proses pemeriksaan," kata Iwan.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, jajaran kepolisian membawa jenazah ke RSUD Sekadau untuk menjalani pemeriksaan medis resmi.
Pihak kepolisian menyatakan proses koordinasi bersama pihak keluarga dan tenaga medis RSUD terus dilakukan hingga proses penanganan selesai.
Fakta mengenai riwayat penyakit korban meninggal di Sekadau ini sekaligus memperjelas indikasi kematian alami tanpa keterlibatan unsur tindak pidana.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.