faktakalbar

Sempat Teriak Minta Tolong, Sandro Hilang Terseret Arus Sungai

Penulis: Redaksi Sunday, 12 May 2024 📖 1 menit
Sempat Teriak Minta Tolong, Sandro Hilang Terseret Arus Sungai

KETAPANG- Seorang pemuda berusia 22 tahun bernama Sandro Chelsea Chandrika Huwae, dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Pawan Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang. Korban pada saat itu mandi di area jembatan Kecamatan Sandai bersama tiga orang rekannya, pada Kamis (09/5) sekitar pukul 17.43 WIB.

Kasi Humas AKP Sumiadinata dalam keterangan resminya menyampaikan, korban merupakan warga yang beralamat di Kampung Menyepi Indah, Desa Makwan, Kecamatan Masni, Kabupaten Manukwari, Papua Barat. Korban diketahui merantau dan bekerja di kecamatan Sandai.

“ Pada Kamis sore tersebut, Korban bersama dua orang temannya mandi di Sungai Pawan dan sempat meloncat dari jembatan, tak lama kemudian, korban yang sedang berenang di tengah sungai meminta tolong kepada kedua rekannya, Ujar Sumiadinata, Sabtu (11/5).

Dilanjutkannya, kedua teman korban mencoba menolong korban dengan cara menarik korban menuju ke tepi sungai, namun dikarenakan derasnya arus aliran sungai serta kondisi korban yang sudah kelelahan sehingga kedua teman korban tidak bisa untuk menyelamatkan korban .

“ Saksi yang bernama Manis (18) sempat tenggelam juga pada saat mencoba menyelamatkan korban, namun akhirnya dapat menyelamatkan diri, sedangkan korban tenggelam terbawa arus sungai dan hingga Sabtu pagi ini belum ditemukan,” Tambah Sumiadinata.

Personil gabungan dari Polsek Sandai, BPBD Ketapang, SAR Ketapang, Koramil Sandai serta warga setempat hingga berita ini diturunkan terus melakukan upaya pencarian di sekitar area sungai dengan menggunakan perahu dan speed boat. Kondisi cuaca hujan serta derasnya arus sungai sempat menyulitkan tim gabungan dalam melakukan pencarian korban.(rfk/*humasres ktp)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK