faktakalbar

Sekolah Politik Pontianak 2026 Dorong Mahasiswa dan Pelajar Lebih Melek Politik di Tengah Perubahan Zaman

Mahasiswa dan pelajar didorong untuk meningkatkan pemahaman politik melalui Sekolah Politik Pontianak 2026 yang digelar di Pontianak, Jumat (18/9/2026).

Penulis: Natash Saturday, 19 September 2026 📖 1 menit
Sekolah Politik Pontianak 2026 Dorong Mahasiswa dan Pelajar Lebih Melek Politik di Tengah Perubahan Zaman
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menjadi pembicara dalam Sekolah Politik Pontianak 2026, Jumat (18/9/2026). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Mahasiswa dan pelajar didorong untuk meningkatkan pemahaman politik melalui Sekolah Politik Pontianak 2026 yang digelar di Pontianak, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai politik serta memahami peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan bangsa.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pemahaman politik penting diberikan sejak generasi muda karena sebagian dari mereka nantinya akan menjadi pemimpin dan pengambil keputusan.

Menurut Edi, politik tidak hanya berkaitan dengan perebutan kekuasaan, tetapi juga menyangkut keterlibatan masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera.

“Sekolah politik ini sangat inspiratif dan kreatif. Ini membuka serta memperluas wawasan tentang perpolitikan, terutama bagaimana generasi muda bisa berperan untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya usai menjadi pembicara dalam agenda tersebut.

Ia menilai mahasiswa dan pelajar perlu memahami politik secara lebih luas agar tidak melihat persoalan politik hanya dari satu sisi.

Edi juga meminta generasi muda membangun karakter melalui karya, sikap bersih, dan integritas sebagai bekal untuk menjalankan kepemimpinan pada masa mendatang.

“Saya berpesan, yang muda harus berkarya, bersih dan berintegritas. Ini penting untuk kita menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Menurutnya, pendidikan politik tidak cukup hanya diperoleh melalui pendidikan formal karena generasi muda juga perlu terlibat dalam diskusi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Mereka harus aktif berdiskusi dan mengikuti perkembangan. Dengan begitu, wawasan mereka semakin luas dan bisa melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang,” ujarnya.

Kebiasaan berdiskusi dinilai dapat membantu mahasiswa dan pelajar memahami persoalan secara lebih luas sekaligus melatih kemampuan menyampaikan gagasan.

Edi berharap kegiatan seperti Sekolah Politik Pontianak dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun wawasan, berpikir kritis, dan terlibat dalam berbagai persoalan di masyarakat.

“Generasi muda harus memiliki wawasan luas, mampu mencermati perkembangan, dan yang terpenting tetap berkarya dengan bersih serta berintegritas,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK