faktakalbar

Rapat Sinergitas Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat: Langkah Bahas Isu Lingkungan di Kalbar

Penulis: Redaksi Tuesday, 30 July 2024 📖 1 menit
Rapat Sinergitas Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat: Langkah Bahas Isu Lingkungan di Kalbar

PONTIANAK- Perencanaan penataan ruang dan lingkungan hidup merupakan prioritas di Kalimantan Barat. Untuk memaksimalkannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat melalui dukungan USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) menyusun berbagai instrument perencanaan.

Pemprov Kalbar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Barat, mengadakan Rapat Sinergitas Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat pada Senin (29/7) di Hotel Mercure, Pontianak.

Rapat koordinasi  membahas beragam isu lingkungan yang relevan di Kalimantan Barat untuk melihat rencana dan prioritas kebijakan di masa yang akan datang, mulai dari progres revisi RT/RW, penanganan lahan kritis, pengembangan kelapa sawit, pengelolaan kawasan NKT, dan pengembangan ekowisata. Untuk menyelaraskan program dan tujuan, rapat ini mengundang 60 peserta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bappeda kabupaten, serta mitra pembangunan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Dra. Mahmudah, M.M. selaku Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan beberapa tujuan rapat koordinasi ini, termasuk teridentitifkasinya progres dan arah kebijakan mengenai komponen-komponen lingkungan hidup yang dibahas.

”Pembangunan tidak mungkin berjalan optimal tanpa melihat aspek Penataan Ruang yang saat ini sedang diatur dalam Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024-2044. Pembangunan tentu akan memberikan dampak, baik langsung ataupun tidak langsung terhadap sektor lingkungan. Oleh karena itu, upaya yang dapat kita laksanakan adalah menekan laju kerusakan yang terjadi akibat adanya pembangunan,” jelasnya.(mro/*r)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK